Nostalgia, Rumah Ipbblog di Banjaran


Nostalgia ini adalah saat-saat mengenang awal dulu ipbblog berjuang mendapatkan rumah.. Yaitu bagaimana perjuangan, pengorbanan.. apa yang ipbblog punya.. rumah yang akan ipbblog jadikan sebagai rumahku syurgaku..

Sebelumnya, rumah ini ipbblog beli sekitar Desember 2007, harga dasarnya masih di kisaran 36 juta. Namun ipbblog mengusahakan untuk mendapatkan rumah yang hook (sudut). Nah menurut tawaran dari marketingnya, agar uang mukanya ringan, ipbblog disarankan untuk mengambil fasilitas KPR dari bank BTN syariah.. Masih ingat yaitu nilai subsidi uang mukanya mencapai 7,5 juta.. sebuah nilai yang sangat besar saat itu.. alhamdulillaah.. 🙂

Saat awal ambil ipbblog masih single, belum menikah.. jadi sangat mudah proses wawancaranya, karena dianggap tanggungan hidup sendiri cukup murah.. Untuk berapa nilai uang mukanya, ipbblog tidak ingat lagi.. sayang juga ya hehe, yang pasti dengan bantuan UM dari pemerintah sangat sangat membantu ipbblog dalam kepemilikan rumah ini..

Lalu, saat terjadi akad kredit, ipbblog sebenarnya mendapatkan cicilan yang cukup murah untuk jangka waktu 15 tahun, tapi ipbblog ditawarkan untuk jangka waktu 10 tahun dengan nilai cicilan sekitar 560 ribuan per bulan.. alhamdulillah proses lancar, ipbblog akad kredit sekitar 26 Desember 2007.. sah memiliki rumah di Sanggar Mas Lestari, Banjaran..

Nah selanjutnya.. koq jauh sih.. hehe alhamdulillah ipbblog sebelumnya pernah bekerja di Jakarta, dan jarak tempuh dari rumah ke tempat kerja lebih jauh dari kantor yang sekarang (di Bandung) ke Banjaran. Jadi jarak tidak masalah.. karena hal tersebut sudah terbiasa, yang terpenting adalah jadikan “rumahku syurgaku” 🙂 . Disambut oleh seorang bidadari pulang kerja.. dengan senyuman dan mencium tangan ipbblog itu merupakan hal yang luar biasa.. Keringat dan letih ipbblog insya Allah menjadi penggugur dosa jika dijalankan dengan ikhlas.. 🙂

Awal kami menempati rumah, sungguh-sungguh penuh pengorbanan.. Kami hanya memiliki sebuah kasur tipis, karpet lipat dan sebuah selimut tipis, kami tidur langsung terkenan dinginnya udara malam.. baju-baju kami letakkan seadaanya di tas travel bag milik istri.. dengan dinding rumah subsidi yang masih rontok, belum diaci dan dicat.. Yup.. masih teringat juga benda yang pertama kali Ipbblog beli adalah sebuah TV tabung merk sharp 14″ yang kami beli bersama istri di dayeuh kolot.. TV tersebut menjadi satu-satunya hiburan untuk kami dan alhamdulillah sampai sekarang masih bermanfaat untuk kami..

Perlahan sedikit demi sedikit kami renovasi rumah dengan dana seadanya.. akhirnya kami dinding rumah kami diplester, aci namun belum dicat.. Rezeki pun juga tidak diduga dtangnya.. saat istri sedang mengandung jagoan kami, ipbblog mendapatkan hadiah kulkas dari kantor.. untuk lemari, kasur yang lebih layak pun kami cicil membelinya.. Alhamdulillah dengan penuh rasa syukur, kami begitu menikmati hidup yang penuh dengan keringat dan pengorbanan..

Baiti.. Jannati.. 🙂

nostalgiagif

Iklan

3 thoughts on “Nostalgia, Rumah Ipbblog di Banjaran

Silahkan jika ada pertanyaan dan informasi lainnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s