Solusi air di perumahan untuk musim kemarau ke depannya


Walau sudah mulai ada turun hujan pada beberapa hari sebelumnya, musim kemarau tahun ini (2015) masih terasa.. Hal ini di rasakan di daerah perumahan yang ipbblog huni..

Dampak musim kemarau sebenarnya mulai terasa pada awal september. Hal tersebut terlihat dari mulai banyaknya warga perumahan dan perkampungan sekitarnya yang mengambil air dari masjid perumahan. Praktis masjid menjadi tujuan utama warga sekitarnya yang sumur bor dan gali di rumah masing-masing mulai kering airnya.

Masjid Darussalam di perumahan yang sudah 70% selesai dibangun memang sudah memiliki sumber air sendiri, bahkan kedalaman sumur yang dimiliki masjid adalah 40 meter, dengan casing 4 inci dan pompa menggunakan pompa celup (submersible pump), alhamdulillah mengeluarkan sumber air yang melimpah. Sehingga air masjid menjadi solusi sementara untuk warga sekitar yang belum mengusahakan perbaikan sumber air di rumahnya masing-masing..

Lantas bagaimana dengan rumah ipbblog ? Yup akhirnya Senin kemarin, tanggal 12 September sudah kering tidak mengeluarkan air lagi.. Dimana kondisi sumber air di rumah ipbblog adalah sebagai berikut :

Kedalaman sumur bor : 20 meter
Kedalaman pipa sedot : 12 meter
Kemampuan sedot mesin air : 9 meter

Akhirnya ipbblog memutuskan untuk menurunkan posisi mesin air sampai kedalaman hampir 1 meter.. Alhamdulillah kemarin siang, setelah selesai proses tersebut, ipbblog operasikan kembali mesin airnya, air pun keluar cukup baik, dengan debit yang sudah stabil..

Ohya, hari-hari sebelumnya, tetang-tetangga juga sudah terlebih dahulu menurunkan posisi mesin air sampai kedalaman tertentu.

Pertanyaannya ?
Jika tahun-tahun berikutnya permukaan air tanah semakin turun, apa yang harus dilakukan ?

  • menurunkan kembali posisi pompa rumah ?
  • membuat sumur baru dengan tipe yang lebih dalam (jet pump / submersible)

SOLUSI PADANGAN IPBBLOG

Lebih baik membuat sumur bor bersama (minimal per blok perumahan), dengan kedalaman mencapai 30-40 meter. Seperti yang ipbblog ketahui, biaya mengebor sumur seperti yang di miliki masjid, yang sudah ipbblog ceritakan di atas adalah sekitar 300 ribu / meter.

  • Sehingga untuk mencapai 30 meter saja sudah memerlukan biaya 9 juta,
  • Andaikan dalam 1 blok terdapat 20 rumah, maka per rumah hanya mengeluarkan biaya 450 ribu,
  • Plus biaya pemipaan sampai ke rumah masing-masing mungkin perlu biaya tambahan sekitar 100-200 ribu (asumsi),
  • plus biaya membeli pompa submersible per rumah perlu biaya tambahan 100 ribu (perkiraan),

Maka total perkiraan hanya perlu biaya total maksimal 750 ribu. Biaya tersebut jauh lebih murah jika membuat sumur jetpump / submersible sendiri yang bisa mnghabiskan biaya di atas 6 juta. Nah kemudian jika sudah selesai, biaya listrik untuk operasi pompa bisa dilakukan urunan setiap bulannya, tergantung jumlah anggota keluarga di rumah masing-masing.. tentunya semakin banyak anggotanya semakin banyak pemakaian airnya.. Kemudian, juga perlu direncakan untuk urunan membeli pompa cadangan jika pompa utamanya mengalamai masalah.

Iklan

Silahkan jika ada pertanyaan dan informasi lainnya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s